NFP: tiga huruf magis bagi modal Anda

NFP: tiga huruf magis bagi modal Anda

Amerika Serikat akan mengumumkan data perubahan ketenagakerjaan nonpertanian, atau juga dikenal sebagai Non-farm Payroll (NFP) pada 7 Februari pukul 15:30 waktu MT. 

Pilihan instrumen trading: EUR/USD, USD/JPY, GBP/USD

Apa itu NFP? NFP adalah perubahan jumlah tenaga kerja selama satu bulan sebelumnya, tapi tidak termasuk yang bekerja di sektor pertanian. Trader menaruh perhatian besar pada indikator ini, oleh sebab itu perilisannya dapat membuat dolar bergerak volatil. Selain data ini, kami juga merekomendasikan Anda agar tidak mengabaikan data tingkat pengangguran dan pendapatan rata-rata per jam. Keduanya diumumkan bersamaan dengan NFP dan juga memiliki pengaruh terhadap USD. Adapun rilis data ketenagakerjaan sebelumnya telah mengecewakan pasar. NFP menunjukkan penurunan menjadi 145 ribu (berbanding 162 ribu dengan ekspektasi pasar), sementara pendapatan rata-rata per jam juga mengalami penurunan, yakni sebesar 0,1%. USD pun melemah setelah rilis. 

• Jika NFP lebih baik kali ini, USD akan menguat;

• Jika NFP memberikan hasil yang buruk, USD akan melemah.

Lihat kalender ekonomi

шаблон (11).jpg

TRADING SEKARANG

Menyerupai

Berita terbaru

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Pelajari lebih lanjut

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Internal error. Silahkan coba lagi

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera